Postingan

Belum Ada Tanda-tanda Menyerahkan Diri, Perburuan 4 DPO Anak Buah Ali Kalora Masih Dilanjutkan

Jakarta - Polisi belum dapati tanda-tanda menyerahkan diri empat anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) anak buah Ali Kalora. Walaupun imbauan telah diberikan petugas pasca baku tembak antara Satgas Madago Raya dengan kelompok MIT. "Tetap kita imbau, tetapi belum ada tanda-tanda (menyerahkan diri),"kata Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Didik Supranoto saat dihubungi wartawan, Senin (20/9/2021). Karena belum ada tanda menyerahkan diri, Satgas Madago Raya pun tetap melakukan pengejaran terhadap empat anggota yang tersisa yaitu, Askar pen name Jaid alias Pak Master, Nae alias Galuh alias Muklas, Suhardin alias hasan Pranata, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang. "Sampai dengan saat ini petugas Mandago Raya masih terus melakukan perburuan 4 DPO teroris Poso yang tersisa di wilayah Poso, Parigi Moutong dan Sigi,"katanya. Selain itu, Didik juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak memberikan bantuan terhadap para DPO yang tersisa. Serta melaporkan

Tanggapan Polri Mengenai Hacker Asal China DIduga Meretas 10 Jaringan Internal Kementerian

Jakarta - Polri akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Koordinasi untuk mendalami kebenaran dugaan peretasan di 10 kementerian Indonesia oleh Mustang Panda Team, hacker asal China. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono belum menjelaskan detail sejauh mana sikapnya mengenai dugaan peretasan tersebut. "Dikoordinasikan ke kementerian tersebut,"ujar Argo di Jakarta, Senin (13/9/2021). Diketahui, hacker asal China diduga menembus jaringan internal kementerian dan lembaga Indonesia. Jumlahnya mencapai 10 kementerian dan lembaga. Penyusupan tersebut ditemukan oleh Insikt Team, divisi penelitian ancaman Videotaped Future. Dikutip dari laman The Document, Minggu (12/9/2021), penyusupan ini dikaitkan dengan kelompok yang disebut Mustang Panda. Mereka merupakan kelompok asal China yang memiliki kampanye spionase siber dengan menargetkan kawasan Asia Tenggara. Peneliti Insikt pertama kali menemukan kampanye ini, April 2021, ketika mere

Terduga Kasus Pelecahan Seksual di Kantor KPI Diperiksa Polisi

Jakarta - Sejumlah pegawai Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) di kantor pusat di Jakarta yang menjadi terduga pelaku pelecehan seksual terhadap rekan sekantornya menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (6/9/2021). "Ya, sesuai rencana para terduga pelaku akan kami mintai keterangan hari ini,"kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Whardan, Senin, seperti dilaporkan  Wisnu tak merinci berapa orang terduga pelaku yang akan menjalani pemeriksaan hari ini. Namun, MS yang menjadi korban dalam kasus ini telah melaporkan lima orang rekan sekantornya yakni RM, FP, RT, E0 dan CL. Dalam laporannya, MS menceritakan bahwa pelecehan seksual itu dilakukan di ruang kerja di Kantor KPI Pusat pada 22 Oktober 2015. MS yang tengah bekerja tiba-tiba didatangi oleh para terlapor. Sebelum memeriksa para terlapor hari ini, Polres Jakpus sudah lebih dulu memeriksa sejumlah saksi. Kasus pelecehan seksual yang menimpa MS itu mencuat setelah ia menulis su

Polisi Siap Melakukan Pengamanan Saat Hakim Hendak Membacakan Putusan Banding Habib Rizieq

Jakarta - Hakim Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta akan membacakan putusan banding terkait perkara swab RS Ummi dengan terdakwa Rizieq Shihab, pada Senin (30/8/2021). "Sidang dengan program putusan dijadwalkan hari ini di PT DKI, itu terkait perkara swab RS Ummi,"kata salah satu penasihat Rizieq Shihab, Ichwan Tuankotta ketika dihubungi, Senin, (30/8/2021). Ichwan berharap, hakim dapat membebaskan Rizieq Shihab dalam perkara ini. "Harapan kita hakim pakai hati nurani, melihat fakta-fakta persidangan yang kemarin sudah diperlihatkan di PN Jaktim dan memutuskan bebas untuk Habib,"ucap dia. Siapkan Pengamanan Terkait beredarnya ajakan kepada simpatisan menyaksikan persidangan dk PT DKI Jakarta, Ichwan mengaku tidak mengetahuinya. "Kita tidak tahu itu dari mana, "ujar dia. Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih Kompol Ade Rosa mengatakan, kepolisian sudah menyiapkan pengamanan untuk mengawal jalannya persidangan. "Kita siapkan pengama

BMKG Memperingatkan Adanya Ancaman Bencana Kekeringan di Beberapa Wilayah-wilayah di Nusantara Berikut Ini

Jakarta -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan, potensi kekeringan yang melanda sejumlah daerah di Tanah Air. Berdasarkan pantauan BMKG hingga akhir Agustus 2021, hasil surveillance perkembangan musim kemarau tahun 2021 menunjukkan bahwa 85 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau. Mengutip rilis resmi BMKG, dengan mengacu pada tracking kejadian hari kering berturut-turut di atas dan prediksi akan peluang hujan rendah (kurang dari 20 mm/10 hari) terdapat indikasi potensi kekeringan meteorologis pada beberapa kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, dengan standing siaga dan awas. Inilah daerah yang akan berpontensi mengalami bencana kekeringan : Kategori Waspada Nihil Dampak kekeringan meteorologis biasanya diikuti antara lain, berkurangnya persediaan air untuk rumah tangga dan pertanian serta meningkatnya potensi kebakaran semak, hutan, lahan dan perumahan. BMKG mengharapkan informasi ini bisa

Adanya Peningkatan Volume Air di Salah Satu Danau Gunung Kelimutu

Jakarta - Fenomena terjadinya penurunan permukaan air pada salah satu danau vulkanik di Taman Nasional Kelimutu yaitu, Danau (Tiwu) Ata Mbupu telah mencuri perhatian publik baik di tingkat lokal maupun nasional. Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu, Hendrikus Rani Siga kepada wartawan menjelaskan, pihaknya telah mengajukan permohonan kepada Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kementerian ESDM agar dapat melakukan pengkajian secara ilmiah. "Fenomena ini mengancam keunikan daya tarik wisata dan berdampak pada animo pengunjung untuk berwisata ke Taman Nasional Kelimutu, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat terutama para pelaku wisata,"ungkapnya, Jumat (20/8). Menurut Hendrikus Rani Siga, Badan Geologi Kementerian ESDM telah mengirimkan surat Nomor: B-221/ GL.06/ BGV/2021 tanggal 28 Juni 2021, yang menyatakan bahwa fenomena penurunan muka air danau kawah merupakan hal yang umum terjadi di gunung api Indonesia maupun dunia. Hasil peninja

COVID-19 Akan mirip Seperti Cacar Dan Demam Berdarah, Inilah Penjelasan nya

Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memprediksi, virus Covid-19 kemungkinan akan hidup cukup lama dengan masyarakat Indonesia. Maka dari itu, pemerintah akan menyusun roadmap untuk mengatur aktivitas masyarakat karena hidup berdampingan dengan Covid-19. Praktisi dan peneliti Global Health Safety and security dan Pandemi pada Facility for Setting and Population Health and wellness di Griffith University Australia, Dicky Budiman mengatakan, pandemi Covid-19 tidak akan terjadi selamanya. Bahkan menurut dia, akhir tahun depan pandemi sudah berakhir. Dunia sudah dapat mengendalikan Covid-19. Dia mencontohkan seperti hidup berdampingan dengan banyak penyakit menular lain. Misalnya influenza, demam taishi, demam berdarah, bahkan jungle fever. "Jelas pandemi ini tidak akan selamanya, setidaknya dalam prediksi saya akhir tahun depan dunia paling lambat dunia sudah dalam standing terkendali. Condition epidemi menurun, sudah bukan pandemi lagi akhir tahun depan.